Minggu, 12 Mei 2013

Universitas Kehidupan





Jika semua yang kita kehendaki terus kita MILIKI, darimana kita belajar IKHLAS
Jika semua yang kita impikan segera TERWUJUD, darimana kita belajar SABAR
Jika setiap doa kita terus DIKABULKAN, bagaimana kita dapat belajar IKHTIAR.

Seorang yang dekat dengan Tuhan, bukan berarti tidak ada air mata
Seorang yang taat pada Tuhan, bukan berarti tidak ada kekurangan
Seorang yang tekun berdoa, bukan berarti tidak ada masa sulit
Biarlah Tuhan yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita, karena Dia tahu yang tepat untuk memberikan yang terbaik.

Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETULUSAN
Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kamu sedang belajar KEIKHLASAN
Ketika hatimu terluka sangat dalam, maka saat itu kamu sedang belajar tentang MEMAAFKAN.
Ketika kamu lelah dan kecewa, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KESUNGGUHAN
Ketika kamu merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETANGGUHAN
Ketika kamu harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kau tanggung, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KEMURAHAN HATI.

Tetap semangat….
Tetap sabar….
Tetap tersenyum…..
Karena kamu sedang menimba ilmu di UNIVERSITAS KEHIDUPAN

TUHAN menaruhmu di “tempatmu” yang sekarang, bukan karena “KEBETULAN”
Orang yang HEBAT tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan
MEREKA di bentuk melalui KESUKARAN, TANTANGAN & AIR MATA.
[Disadur dari Buku "Sepatu Dahlan Iskan"]

Sumber: disini 

Palu Menghancurkan Kaca



Palu Menghancurkan Kaca, Tetapi Palu Membentuk Baja.

Apa makna dari pepatah kuno diatas?

Jika jiwa kita rapuh seperti kaca, maka ketika palu/masalah menghantam, kita akan mudah putus asa, frustasi, kecewa, marah, dan jadi remuk redam. Jika kita adalah kaca, maka kita juga rentan terhadap benturan. Kita mudah tersinggung, kecewa, marah, atau sakit hati saat kita berhubungan dengan orang lain. Sedikit benturan sudah lebih dari cukup untuk menghancurkan hubungan kita.

Jangan pernah jadi kaca, tapi jadilah baja. “Mental baja” adalah mental yang selalu positif, bahkan tetap bersyukur di saat masalah dan keadaan yang benar-benar sulit tengah menghimpitnya.


Mengapa demikian? Orang yang seperti ini selalu menganggap bahwa “masalah adalah proses kehidupan untuk membentuknya menjadi lebih baik”. Sepotong besi baja akan menjadi sebuah alat yang lebih berguna setelah lebih dulu diproses dan dibentuk dengan palu. Setiap pukulan memang menyakitkan, namun mereka yang bermental baja selalu menyadari bahwa itu baik untuk dirinya.

Jika hari ini kita sedang ditindas oleh masalah hidup, jangan pernah merespons dengan sikap yang keliru!

Jika kita adalah “baja”, kita akan selalu melihat palu yang menghantam kita sebagai sahabat yang akan membentuk kita. Sebaliknya jika kita “kaca” maka kita akan selalu melihat palu sebagai musuh yang akan menghancurkan kita.

Sumber: disini

Perbedaan Pola Pikir Orang Kaya dan Orang Biasa


Setelah 3 dekade mewawancarai orang-orang terkaya di dunia, Steve Siebold, penulis buku berjudul 'How Rich People Think' (bagaimana cara berpikir orang kaya) berkesimpulan, ada perbedaan pola pikir dan cara pandang yang jelas soal uang, antara orang biasa atau masyarakat kelas menengah dengan orang-orang terkaya dunia.

"Orang-orang terkaya dunia melihat uang sebagai kemerdekaan dan kesempatan, bukan sebagai akar dari kekacauan. Kita sering berpikir bahwa uang adalah akar dari kekacauan atau malapetaka. Lalu kenapa kita berusaha untuk mendapatkan uang kalau hanya akar dari malapetaka?" kata Siebold.

Dalam bukunya, Sibold mengungkapkan 100 perbedaan cara berpikir antara orang biasa dengan kalangan miliuner di dunia. Berikut 5 perbedaan cara pikir orang biasa dan orang terkaya yang dikutip dari dailyfinance.com, Senin 

1. Orang Biasa Berpikir Soal Menabung, Orang Kaya Berpikir Meningkatkan Pendapatan

"Orang biasa berpikir menabung agar uangnya melimpah, tapi terus merasa kekurangan uang," ujar Siebold. Jika anda mempunyai pendapatan Rp 200 juta per tahun dan menabung 10% dari pendapatan anda. Maka anda akan mendapatkan 20 juta di akhir tahun. Ini bukanlah cara untuk memperkaya diri, dan anda tidak akan kaya dengan cara ini.

Siebold mengatakan, orang-orang terkaya di dunia menabung juga, tapi pikiran mereka yang utama adalah untuk meningkatkan pendapatan, sehingga jumlah uang yang bisa anda tabung lebih banyak.

2. Orang Biasa Menganggap Berwirausaha Sebagai Risiko, Orang Kaya Berwirausaha Untuk Jadi Kaya

"Sebagian besar orang berpikir soal uang dengan cara yang biasa, misalkan, bila saya bisa mendapatkan sekian rupiah per jam, maka saya akan mendapatkan lebih banyak lagi dengan bekerja lebih lama," ujar Siebold. Bahkan ada orang yang berpikir, jika ingin kaya harus mendapatkan gelar MBA. Para orang-orang terkaya di dunia justru berpikir, cara menjadi kaya adalah dengan memberi jalan keluar bagi orang banyak dengan memberikan ide. Dari ide-ide tersebut maka dia akan memperoleh uang.

Namun banyak orang berpikir, daripada menjadi gila karena memikirkan ide-ide segar dan belum tentu mendapatkan uang, maka mereka memilih menjadi pegawai dan menganggap berwirausaha adalah risiko.

3. Orang Biasa Melihat Uang Secara Emosional, Orang Kaya Melihat Uang dengan Logika


Ada perbedaan mendasar dari cara pandang orang biasa dan orang terkaya dunia melihat uang. Sieblod mengatakan, orang biasa dan bahkan yang berpendidikan sekalipun, sangat perhitungan menggunakan uangnya.

Namun orang-orang terkaya tidak khawatir kehilangan uangnya, karena mereka menggunakan uangnya untuk memperbesar pendapatannya di kemudian hari. Seperti untuk berinvestasi tanpa memikirkan risikonya

4. Beda Cara Mencapai Target Antara Orang Biasa dengan Orang Kaya

Siebold mengatakan, orang-orang biasa dan kelas menengah tidak memiliki keinginan kuat untuk mencapai targetnya. Tapi orang-orang terkaya dunia sangat fokus dengan uang dan bisnis mereka. Bagi para orang-orang terkaya dunia, target harus dicapai dengan tenggat waktu yang telah ditetapkan, bagi mereka taruhannya capai target atau mati!

Karena itulah, orang-orang kaya ini bisa memperoleh impian dan targetnya dengan cepat dan uangnya terus bertambah.

5. Orang Kaya Tidak Dikendalikan Oleh Keinginan

Donald Trump dan Richard Branson yang merupakan salah satu orang terkaya di dunia sering berkeliling dunia dengan jet pribadinya. Sementara orang-orang biasa berpergian dengan mobil dan tinggal di rumah sederhananya.

"Orang-orang kaya ini terus bertambah kekayaannya tiap hari. Saya melihat Naomi Judd (salah satu artis kaya) di TV, dan dia mengatakan alasannya dia bisa kaya adalah karena dia tidak pernah menghamburkan uangnya. Dia tidak mempunyai desainer pribadi dan perhiasan mahal. Inilah tipikal orang-orang kaya di dunia. Mereka tidak mewah," kata Siebold.

Pernyataan-pernyataan seperti ini telah didapatkan Siebold dari sejumlah orang-orang terkaya yang dia wawancarai.

"Jika anda kaya, maka anda bebas dan tidak diperbudaki oleh orang lain. Kemerdekaan ekonomi adalah salah satu faktor utama kesuksesan. Ini mengantar orang untuk memupuk kekayaannya," jelas Siebold.


Sumber: Kaskus.co.id

Sabtu, 11 Mei 2013

Sukses Kecepatan Tinggi



Bingung dengan judulnya? Yang pasti saya ngga lagi bahas soal bagaimana untuk bisa sukses dan kaya raya dalam waktu 10 hari seperti yang banyak dibahas oleh para penulis buku yang berharap bukunya jadi Best Seller.

Begini...


Pernah dengar pepatah: Slowly but sure? Artinya: Perlahan tapi pasti. Saya waktu kecil sering banget denger pepatah ini. Entah siapa yang sering ngomongin saya untuk slowly but sure; ngga inget. Mungkin guru saya, mungin orang tua saya.


Apakah pepatah dan wejangan ini masih valid di era teknologi sekarang ini?


Biasanya, anak yang gedebak gedebuk (alias seradak seruduk sana sini) lah yang seringkali diomongin sama orang tuanya untuk slowly but sure. Biasanyanya nasehatnya ngga jauh-jauh seperti ini, "Hai Nak, kamu tuh jangan asal cepet aja, pelan-pelan aja, yang penting berhasil. Slowly but sure." Pernah ngga diomongin seperti ini? Saya sih ngga inget kapan diomongin seperti ini, tapi kayaknya sih sering. Karena emang saya adalah tipe yang seradak seruduk sana sini.


Nah, tapiiii.. menjawab pertanyaan saya sendiri di atas: apakah wejangan ini masih relevan di jaman sekarang atau ngga? Jawaban saya: Tergantung situasi.


Ada kalanya memang kita harus bersabar. Ada hal-hal yang memang harus kita kerjakan secara telaten. Ngga boleh ada salah sedikit pun. Biasanya yang saya minta untuk zero error atau error free adalah ke Personal Assistant (PA) saya dan ke Finance Manager saya. Kebayang ngga kalau PA saya asal cepet.. dia ngga ngecek lagi email yang dikirim ke Presiden Direktur perusahaan lain? Trus isi emailnya salah-salah (salah ketik, salah tanggal, dll). Saya pasti akan malu banget. Kalau Finance Manager saya salah-salah ngetik laporan keuangan.. waduh?!


Tapi, di lain pihak, untuk cara kerja saya sendiri, prinsip saya adalah: Fast and Sure! Sama seperti setiap atlet yang berlomba.. yang terdepan, yang paling cepat adalah yang akan menang. Saya berpikir, kalau bisa cepat dan sure, kenapa mesti slowly but sure?


Kecepatan dalam bekerja seringkali menjadi penentu keberhasilan. Sering ngga denger orang yang ngga berhasil karena kehilangan momentum? Banyak! Pernah ngga denger orang yang kalah dapetin project, karena kalah cepat memberikan proposal? Udah keburu keduluan..


Pernah ngga di kampus atau di kantor, Agan baru ngumpulin ide untuk diberikan ke Dosen atau Atasan, ehhh taunya temen Agan atau rekan kerja Agan udah ngasihin ide yang sama ke Dosen atau Agasan Agan..? Jelas kan.. yang pegang peranan adalah: Kecepatan.
.

Ingat, jangan asal cepat doang loh ya. Kalau bisa cepat dan akurat, kenapa tidak?


Kalau bisa FAST AND SURE, kenapa harus ngikutin wejangan 'kuno': Slowly but sure?


See you ON TOP!


Billy Boen

Founder & Mentor "Young On Top"

Sumber: Kaskus.co.id




Jangan Pernah Bercita-cita Menjadi Orang Sukses !

kita semua harus bermimpi jadi orang sukses dong!!???


bukannya begitu.... selama ini kita salah menduga, bahwa sukses itu adalah keberhasilan... pencapaian tingkat tinggi, ataupun akhir sebuah usaha.. padahal bukan seperti itu..


jadi seperti Apa??


nih ndan ane jelasin...


Banyak orang yang mengatakan ...


"Makanya belajar yang rajin biar nanti lulus.."


atau ada yang mengatakan


"Berkerjalah dengan sungguh-sungguh dong, kalo sungguh-sungguh Insya Allah sukses"


atau ada yang mengatakan..


"gw pengen cepat-cepat lulus biar cepat cari kerja"



Tapi tahukah ente2 Sekalian??????





KESUKSESAN SEJATI BUKANLAH KETIKA TUJUAN KITA TERCAPAI...


makanya,




kenapa banyak siswa lebih senang selesai sekolah atau istirahat dibandingkan pas waktu belajarnya??


kenapa banyak siswa yang suka menyontek??


kenapa banyak orang yang stress ketika dia mengalami kegagalan....


kenapa banyak orang yang sakit jiwa ketika gagal menjadi Wakil RAkyat saat pemilu??


Kenapa banyak Orang yang koruptor sekarang ini?


kenapa banyak orang yang mencuri, menghalalkan segara cara, atau menipu???




KARENA TUJUAN MEREKA ADALAH "YANG PENTING BERHASIL!!!!"




lha apa yang salah coba dengan tujuan di atas...????



Apa Ente Berpikir Thomas Alfa Edison yang menemukan lampu tujuannya agar dia sukses???


bukan... tujuan dia adalah membuat lampu, bukanlah sukses....


Coba bayangkan, Thomas AE Gagal 999 kali !!!! bahkan dalam versi lain ada yang mengatakan 9999 Kali!!!


apa gak stress tuh orang???? tidak.... karena Kesuksesan sejatinya bukan terletak pada hasilnya...



TAPI KARENA DIA MENIKMATI APA YANG SEDANG DIA LAKUKAN.......





Anda tidak pernah mencapai kesuksesan sesungguhnya sampai Anda menyukai apa yang sedang Anda kerjakan (anonymous)



ente kalo belajar Matematika Pusing??? wajar.. karena ente tidak menikmati pelajarannya...

tapi biasanya karena pengen nilainya bagus, pas sebelum Ujian sistem SKS mode: on tuh siswa (SKS maksudnya Sistem Kebut Semalam)

yang hanya membuat siswa cenderung stress.. atau yang males belajar "mendingan nyontek aja lah..."


kenapa? karena yang mereka kejar adalah "NILAI", seakan-akan "Nilai Bagus = Sukses"


jika dari dulu agan sudah menyukai Matematika.. otomatis kalian sering belajar di waktu luang... dan pas Ujian juga tenang... walaupun berbuat jahat ... paling yang dia lakukan bukanlah "menyontek", tapi "memberi contekan".. kan gitu...

(tapi memberi contek atau contek jangan dicontoh..., contohlah rajin dan sukanya


nah begitu juga dengan berdagang,menjadi DPR, atau jadi Boss... kalau tidak menikmati pekerjaan yang dia lakukan dan lebih menikmati uang yang di dapat... kadang-l\kadang ada keingingan menghalalkan segala cara.. atau kalo tidak... dia mengeluh karena pekerjaannya...


tapi jika mereka memang menyukai pekerjaan tersebut,


tidak ada yang menghalalkan segala cara,

toh dia sudah menyukai kehalalan pekerjaan tersebut...


tidak ada yang mengeluhkan pekerjaannya sendiri..

toh mereka sudah menikmatinya..


tidak ada yang stress ketika pendapatannya rugi...

toh mereka lebih menikmati usahanya daripada hasilnya


bahkan ketika mereka gagal, mereka langsung bangkit dari kegagalan tersebut dan kembali berusaha seperti apa yang dilakukan Thomas Alfa Edison.




Janganlah menjadi Pekerja Keras... tapi jadilah Penikmat Pekerjaan (Bob Sadino)



Quote:dan usulan Ane...


Jadikan Hobi Sebagai Pekerjaan yang 'bisa' menghasilkan uang,


Karena JIKA KITA SUDAH MENIKMATINYA.....
Fokus, sungguh-sungguh, konsisten dalam pekerjaan, dan masalah2 lainnya
akan Kalian hadapi dengan lebih Mudah....


jadi yang harus diingat adalah:


Kesuksesan sejati bukan terletak pada hasil, melainkan terletak pada proses.


Kesuksesan sejati bukan sesuatu yang kita dapatkan, tetapi sesuatu yang kita lakukan


Kesuksesan sejati tidak usah ditunggu di masa mendatang, karena hari ini juga Anda Bisa Sukses!!!!


Jadi... Janganlah sekedar bermimpi untuk Sukses!!! Nikmati saja Apa yang kita Kerjakan... maka otomatis kesuksesan ada di tangan kita...


tapi ingat, ada hobi yang cenderung menuju kebaikan, ada juga yang sebaliknya.... kesuksesan anda semu jika pekerjaannya lebih cenderung menuju keburukan


Nah Pertanyaannya untuk ente sekalian

Apakah ente sudah menikmati apa yang ente Lakukan Hari ini????


"Bukan Pukulan ke 1000 yang menghancurkan batu, Tapi pukulan ke 1 sampai ke 999 yang membuatnya hancur, dan pukulan terakhir hanya sebagai hasil"(Pepatah)


satu lagi ndan... UANG JANGAN DIJADIKAN TUJUAN!!!! makanya ada DPR yang tidur atau Males... karena TUJUAN MEREKA TERCAPAI!!! ga perlu kerja capek juga dapet duit... KALO TUJUANNYA bener-bener untuk RAKYAT!! Hasilnya akan Beda!!!


SEDIKIT MENIKMATI HASIL!! TAPI BANYAK MENIKMATI PROSES !!!



Sumber : Kaskus.co.id

Jumat, 01 Maret 2013

Kesempatan

Sore ini, sehabis sholat ashar, temanku mengalami musibah. Dia kehilangan dompetnya seusai wudhu di sebuah masjid di kota kami. Semuanya berlangsung sangat cepat. Hanya selama dia buang air kecil dan berwudhu. Berhubung temanku ini wanita, dia menangis sejadi-jadinya di depanku. Parahnya lagi, aku tidak bisa berbuat banyak selain menenangkan dan mengajak dia sholat.

Tuhan selalu memberi kesempatan kepada kita dimanapun dan kapanpun.
Kita dapat menjawab kesempatan itu dengan MENGAMBILNYA atau TIDAK. Keduanya sama baik dan buruknya. Temanku tidak mengambil kesempatan membawa barang barangnya selagi berada di kamar mandi. Si pencuri mengambil kesempatan untuk mengambil dompet di dalam tas.

Kesempatan itu hanya datang satu kali. Jikapun dia datang kembali, kesempatan akan menampakkan wajah yang berbeda. Untuk itu, pergunakanlah tiap kesempatan yang diberikan kepada kita.

Bisa jadi kesempatan yang terlihat buruk ternyata baik untuk masa depan kita dan kesempatan yang terlihat baik malah berakibat buruk bagi kita. Janganlah cepat menilai sesuatu karena buku bagus tak selamanya memiliki sampul yang bagus. Terima kasih...

Sent from Catch Notes for Android https://catch.com

Selasa, 19 Februari 2013

Ketakutan Masa Depan - Mario Teguh

Sedikit sekali yang lebih memilukan, daripada menyaksikan jiwa baik yang sesungguhnya masih bisa melebihkan upaya - menerima kelemahan hidup sebagai nasibnya.

Hmm ... hidup ini memang tak mudah, tapi ketidak-mudahannya bukan di luar sana, tapi di dalam hati.

Tuhan kami Yang Maha Penyayang,

Bukalah hati dan pikiran adik-adikku yang sedang tersesat di dalam kebingungan dan ketakutannya mengenai masa depan

Jika mereka salah, luruskanlah. Jika mereka berdosa, maafkanlah.

Besarkanlah penyesalan mereka, takutkanlah mereka mengulangi keburukan, ikhlaskanlah mereka membersihkan hati dan pikiran mereka, dan bantulah mereka untuk mengindahkan perilaku mereka.

Tuhan, sayangilah adik-adikku ini.

Damaikanlah hati mereka dalam menghadapi ujian, segerakalah mereka mendapatkan pekerjaan, baikkanlah rezeki mereka, temukanlah mereka dengan belahan jiwa yang baik, bahagiakanlah keluarga mereka, agar damai dan bangga orang tua mereka.

Aamiin


Sumber : Kalimatmotivasiku.blogspot.com

Aku Tidak Akan Bisa Sukses, Dengan Cara Orang Gagal - Mario Teguh

Sahabatku yang tidak punya pilihan lain, kecuali menjadi pribadi yang mandiri dan mapan, dengarlah ini …

Sukses tidak tuli, dia bisa mendengar harapan kita.

Sukses tidak buta, karena dia harus mengamati kerja keras kita.

Sukses sudah kaya, yang kekayaannya terbentang mulai dari kesehatan sampai semua kenikmatan hidup.

Sukses telah sangat berpengalaman, mendengar janji kesungguhan yang cepat layu, dan menyaksikan pekerjaan kecil meledak menjadi kekayaan besar yang dibangun dengan kejujuran dan kerja keras.

Sukses memiliki cara-caranya sendiri, yang tidak akan diubahnya, walau kita mengeluh sepanjang hidup, meratap serendah tanah, atau menghujat ketidak-adilan hidup.

Kita tidak bisa memaksa sukses untuk menuruti kemauan kita.

Kita, yang harus patuh kepada sikap, cara, dan jalan sukses.

Maka di pagi yang penuh janji keberhasilan ini, katakanlah ini sebagai kalimatmu sendiri …

Tuhanku Yang Maha Sejahtera,

Hari ini, mulai hari ini, bantulah aku untuk tidak memaksa sukses untuk menuruti keinginanku untuk menjadi sejahtera, kaya, dan mapan dengan cara yang tidak disukai oleh sukses.

Bantulah aku untuk tidak menyukai kemalasan, tidak memanjakan penundaan, tidak membiarkan mulutku mengeluarkan kata-kata yang tidak berkelas, dan tidak memasukkan hal-hal yang beracun ke dalam nafas dan darahku.

Tuhan, jadikanlah aku pribadi yang bersih, yang jujur, yang rajin, dan yang penyayang, agar Engkau mengijinkan sukses menjadi sahabat yang menyehatkanku, yang mendamaikanku, dan yang menyejahterakanku.

Tuhan, aku ingin sukses. Tenagailah kesungguhanku untuk hidup dalam cara-cara sukses.

Karena,

Aku tidak akan bisa sukses, dengan cara orang gagal.

Tuhan, sukseskanlah aku.

Aamiin

---------------

Jika Anda terlalu sibuk untuk menuliskan 'Aamiin', mohon Anda 'Like' jika Anda berkenan untuk bergabung bersama para sahabat yang memohon Tuhan menyegerakan jawaban bagi doa kita di pagi ini.

Semoga rezeki kita lebih baik dan lebih besar mulai hari ini ya?

Mario Teguh - Loving you all as always

Sumber : Kalimatmotivaskiku.blogspot.com

Success stories of managers hotel Waldorf Astoria

Cerita ini mungkin sudah banyak yang telah dibaca oleh para sahabat, namun saya menganggap cerita ini layak dan pantas untuk kembali diangkat karena merupakan cerita yang baik dan menarik, karena banyak dari kita yang saat ini selalu melihat harga dan nilai sebagai sesuatu yang penting. Saya hanya bias berharap bahwa cerita ini dapat memeberikan sedikit motivasi bagi para sahabat untuk dapat lebih baik… amin.



Suatu malam ada pria tua dan istrinya memasuki sebuah lobi hotel kecil di Philadelphia, pria tua dan istrinyapun langsung menuju resevtioni hotel dan menanyakan apakah masih ada kamar tersisa buat mereka.

Sang pria tua berkata “ semua hotel besar yang ada dikota ini telah terisi, bisakah kau memberikan kami satu kamar saja?? Istri saya sudah kedinginan dan kelelahan, kami sudah tidak kuat berjalan.” Kata sang pria tua itu. Pegawai hotel menjawab “ semua kamar telah penuh tuan, karena ada beberapa event besar yang diadakan di kota ini, tapi saya tidak dapat menyuruh pasangan yang baik dan tua seperti anda ini untuk berhujan-hujan diluar sana apalagi saat ini menunjukkan pukul satu dini hari, bersediakah anda berdua tidur dikamar saya???

Keesokan harinya pada saat membayar tagihan kamar tersebut, pria tua itu berkata kepada pegawai hotel tersebut “ Kamulah orang yang seharusnya menjadi bos sebuah hotel terbaik di USA, karena kamu melakukan pekerjaanmu dengan hati yang tulus untuk melakukannya serta mampu melayani orang lain, mungkin suatu hari saya akan membangunkan sebuah hotel untukmu.”

Pegawai hotel itupun hanya tersenyum mendengar kata-kata yang disampaikan pria tua tersebut dan seiring pria tua dan istrinya berlalu dari hotel kecil itu pegawai hotel itupun melupakan kata-kata pria tua tersebut, karena pegawai tersebut berpikir bahwa dirinya hanya seorang pegawai biasa di sebuah hotel kecil.

Kira-kira 2 tahun kemudian, sipegawai hotel tersebut menerima surat yang berisikan tiket ke New York untuk diminta agar menjadi tamu pasangan pria tua yang dilayaninya waktu itu. Setelah berada di New York alangkah terkejutnya ketika sebuah mobil mewah menghampirinya dan mempersilahkan pegawai tersebut masuk. Pria tua itu mengajak sang pegawai hotel itu kesudut jalan antara Fifth Avenue Thirty-Fourth Street, dimana pria tua itu menunjuk sebuah bangunan baru yang luar biasa megah dan mengatakan “ itulah hotel yang saya bangun untuk kamu kelola.”



Pegawai hotel itu adalah George Charles Boldt, yang menerima tawaran pria tua bernama William Waldorf Astor dari pemilik hotel Waldorf Astoria dimana merupakan hotel terbaik di dunia.

 Para Sahabat…

Dari cerita diatas, kita dapat mengambil hikmah bahwa tidak selamanya sesuatu itu harus diukur dengan harga atau nilai. Namun yang terpenting bahwa apabila kita mampu untuk menolong sesama dan melakukannya dengan hati maka lakukanlah!! Karena banyak orang sukses di dunia bukan hanya mereka hebat tapi juga karena mereka banyak memberi dan menolong orang lain!!!
 
 
Sukses buat semua sahabat…
 
Sumber : Duniamotivasi.com

Senin, 18 Februari 2013

Harga Diri

Suatu pagi seorang guru berkata kepada anak muridnya sambil menunjukan selembar uang di tangannya,

"Anak anak, bapak ingin bertanya. Kalian tahu berapa nilai uang ini?" kata beliau lantang.
"Lima Puluh ribu pak!" jawab murid muridnya. 

Sang Guru melipat uang kertas tersebut menjadi 2 dan bertanya lagi kepada murid muridnya,
"Kalau sekarang nilainya berapa?"
"Masih lima puluh ribu pak!" jawab para murid kompak.

Belum puas, Sang Guru meremas uang itu dan melemparnya ke lantai lalu menginjak-injak uang itu sampai kumal.
"Sekarang berapa nilai uang ini?" tanya Sang Guru kembali.
"Masih sama pak! Lima puluh ribu!"

Sang Guru tersenyum puas sambil berkata,
"Ingatlah pelajaran ini! Harga diri kita sama dengan nilai sebuah uang. Seberapapun buruknya kita memperlakukan uang ini, nilainya tidak terhapus dan tidak berubah. 
Begitu pula diri kita. Seberapa buruknya perlakuan orang lain terhadap kita, nilai dan harga diri kita tidak akan terhapus dan berubah."

sumber: Seperti Sungai yang Mengalir karya Paulo Coelho (dengan sedikit perubahan)

Kiat Sukses - Positif Thinking

Dalam artikel yang sebelumnya kita telah membahas mengenai bagaimana orang mencapai sebuah kesuksesan besar, ( baca mencari simpati ).  

Cara lain yang dilakukan oleh orang-orang sukses di dunia dan yang sangat jarang dilakukan oleh orang-orang biasa seperti kita adalah Positif Thinking atau berpikir positif, sebenarnya hal ini telah kita bahas di artikel sebelumnya, namun saya akan berusaha mengembangkannya bagaimana sikap positif thinking ini dapat kita bangun dalam diri kita dan mampu kita aplikasikan dalam kehidupan kita sehari-hari.

Kisah berikut dapat kita ambil pelajaran bahwa ternyata sikap positif thinking ini begitu berharga dan membuat kita akan lebih bias menghargai orang lain.

“ Disebuah bandara nampak seorang gadis cantik yang sedang menunggu pesawat untuk boarding diruang tunggu keberangkatan. Sigadis tersebut membeli sebuah buku dan makanan ringan, sambil membaca, si gadis tersebut duduk disebelah pemuda yang agak lusuh, memakai baju kaos dengan rambut yang tidak disisir. Namun karena asyiknya gadis manis tersebut membaca, ia tidak begitu memperdulikan sipemuda tersebut. Beberapa menit kemudian sigadis agak terusik karena makanan ringan yang dimakan sigadis tersebut juga dimakan oleh pemuda yang duduk disebelahnya.

Konsentrasi membaca Si gadispun terpecah karena kondisi tersebut, ia pun bergumam dalam hati “ Ini pemuda kurang ajar, sudahlah tidak kenal dan tidak bicara, makanan sayapun dimakannya, benar-benar tidak memiliki sopan santun dan seterusnya, singkat cerita bahwa si gadis manis itu begitu geram dan selalu mengupat tentang pemuda yang ada disebelahnya “. Sampai pada akhirnya makanan ringan tersebut tinggal sepotong dan dengan lirikan mata si gadis manis itu melihat si pemuda mengambilnya dan membagi makanan sepotong tersebut menjadi dua, lalu memberikannya kepada si gadis manis tersebut.

Kemarahan si gadis memuncak,sumpah serapahpun terlontar, wajahnya begitu merah, namun ia tidak langsung kepada sipemuda tersebut dan hanya bisa mengupat dalam hati.  Sambil berlalu menuju pintu keberangkatan si gadis manis tersebut memasukkan buku bacaannya kedalam tas yang di bawa, dan begitu terkejutnya sigadis tersebut ketika melihat makanan ringan yang ia beli tadi masih utuh didalam tasnya “.

Ternyata makanan ringan yang ia makan tadi adalah milik sipemuda lusuh yang duduk disebelahnya, betapa merasa berdosanya ia dan tidak tau harus berkata apa dengan kejadian tersebut.

Sumber: duniamotivasi.com

Pembentukan Sikap Dan Perilaku

Sudah banyak mungkin buku-buku yang menjelaskan tentang bagaimana membentuk karekter diri, agar menjadi seseorang yang lebih baik. 
Tapi mungkin kita semua jarang mencoba ataupun melakukan aktifitas yang berkaitan dengan pembentukan karekter diri tersebut. 

Ada tiga unsur yang membentuk watak dan karekter manusia. Pertama  education (pendidikan) yang kita dapat dibangku sekolah, kedua skill (kemampuan ), dan ketiga adalah attitude ( sikap atau prilaku ).

Didalam tatanan kehidupan dimasyarakat kita, ternyata sikap atau prilaku memperoleh persentase yang tinggi. Tentunya dengan nilai positif. Seseorang bisa berhasil apabila didalam dirinya memiliki sikap atau prilaku yang baik walaupun nilai pendidikannya biasa-biasa saja. 

Namun bukan berarti lantas kita juga mengabaikan pendidikan dan skill yang baik untuk kita miliki. Masalah sikap atau prilaku inilah seseorang bisa menjadi sukses ataupun menjadi pecundang. Didalam setiap aktifitas kita hendaknya selalu mampu menjaga sikap atau prilaku kita terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar kita. Karena sehebat apapun manusia, sekaya apapun kita, ketika sikap atau prilaku kita buruk maka lambat laun kita akan hancur dengan sendirinya.

Dalam artikel sebelumnya dimana pengaruh lingkungan menjadi dasar pembentukan karakter diri, ini lebih kepada bagaimana sikap atau prilaku itu terbentuk didalam diri kita. Pada umumnya didalam diri setiap manusia siapapun dia, ada nilai-nilai kebaikan dan kasih sayang, namun hal itu dapat tidak muncul apabila lingkungan yang membentuk sikap atau prilaku kita kurang baik. Dan tentunya nilai sikap dan prilaku yang terbentuk juga akan menjadi tidak baik.

Ketua Umum Marching Band Semen Padang bapak Daconi, ST.MM pernah mengatakan “ bahwa salah satu yang dapat membentuk sikap atau prilaku generasi muda kita saat ini adalah dengan ikut bergabung dikegiatan Organisasi, dimana salah satunya adalah Organisasi Marching Band. Beliau mengatakan bahwa disemua organisasi memberikan kegiatan yang positif bagi anggotanya yang akhirnya berdampak kepada pembentukan sikap atau prilaku anggota organisasi tersebut.

Dalam sejarah kita tahu bahwa Nabi Muhammad S.A.W besar bukan karena kekayaannya sebab beliau termasuk keluarga yang miskin, bukan karena kemampuannya sebab walaupun beliau diberikan kekuatan yang maha dahsyat oleh Allah S.W.T, beliau jarang mempergunakannya dan bahkan bukan karena pendidikannya karena beliau adalah orang yang tidak pernah mengenal tulis baca pada waktu itu tapi nabi Muhammad S.A.W besar karena sikap atau prilakunya sehingga beliau digelar dengan Al Amin atau orang yang dipercaya.

Untuk itu sahabat, masyarakat kita hanya mengenal diri kita dari apa yang mereka lihat dan apa yang kita lakukan, bukan dari apa yang kita miliki. Apabila kita ingin sukses dalam hal apa saja, maka mari kita bentuk karakter diri kita menjadi orang yang memiliki sikap atau prilaku yang santun. Yakinlah kesuksesan akan cepat kita raih, tujuan akan cepat kita capai dan keinginan akan cepat kita dapatkan apabila kita memiliki sikap atau prilaku yang baik.


Sukes buat semua sahabat!!!!…

sumber: duniamotivasi.com

HIKMAH DARI SETIAP MASALAH

“ Ada seekor burung gereja yang sedang terbang di musim salju.Karena kedinginan, sayapnya akhirnya membeku dan tak bisa digerakkan lagi. 
Ia pun terjatuh di sebuah tanah lapang yg luas,dan tak berapa lama setelah itu lewat seekor sapi yg tanpa sengaja membuang kotoran tepat di tubuhnya.. 
Burung gereja sangat kesal,sehingga sumpah serapahpun keluar dari mulutnya. 
Rupanya tanpa disadari,hangatnya kotoran sapi itu ternyata membuat suhu tubuhnya berangsur normal meski sayapnya belum bisa digerakkan. 
Tiba tiba muncullah seekor kucing.Burung gereja berusaha utk secepat mungkin terbang tapi ia belum mampu.
Ia pun pasrah menerima nasib selanjutnya.

Tapi di luar dugaan kucing tersebut sama sekali tidak mengganggunya, bahkan ia seperti sedang berusaha membersihkan kotoran yg melekat di badan si burung gereja dgn cara menjilati tubuh burung itu.
Sehingga akhirnya bersihlah bulu burung gereja dari kotoran. 
Kondisi burung gereja kembali seperti sediakala dan ia pun sudah bisa terbang kembali. Tapi burung gereja itu justru tak ingin terbang secepatnya. 
Ia masih ingin menikmati jilatan kucing itu sebagai perlakuan yang memanjakannya. Maka ia pun berpura-pura masih kedinginan sambil tetap berbaring, dengan harapan kucing itu akan menjilatinya lagi. 
Tapi apa yang terjadi? Melihat badan gereja sudah bersih kucing pun dengan ganas menerkam burung itu .


Burung gereja itu melambangkan perumpamaan orang yang hanya pandai melihat yang “tersurat” saja. 
Baginya sesuatu yang tidak menyenangkan selalu dianggap buruk dan sebaliknya kejadian yang menyenangkan adalah pasti baik.

Seandainya burung gereja bisa memiliki kepekaan membaca yang tersirat dari sikap tak biasa kucing yg tersurat lewat sikap simpatinya, (naluri alamiah kucing jika melihat burung gereja didekatnya adalah menerkamnya), maka bukan tak mungkin saat itu dia sudah bisa terbang bebas di angkasa.

Memang sulit untuk menyingkap kebenaran yang nyata dari apa yang diperlihatkan secara lahiriah. 
Tak mudah untuk mengungkapkan ketulusan dibalik kepura-puraan. 
Namun pengalamanlah yang akan mengajarkan kita untuk mampu memilah mana yang baik dan mana yang buruk.

Jika saja kita bisa menelaah lebih jauh setiap baik dan buruknya peristiwa yang menimpa diri kita maka kita akan bisa mengambil hikmah dari segala sesuatu yang berlaku.

Sebagai contoh  : Ada seseorang yang ditolak saat melamar kerja disebuah perusahaan. Awalnya mungkin ia sangat meratapi kegagalannya itu, namun ketika ia mengetahui bahwa perusahaan itu bangkrut beberapa bulan kemudian ia spontan berubah menjadi sangat bersyukur tidak jadi bekerja disitu.

Tentu saja tak semua orang dapat mengambil hikmah dalam bentuk yang sama disetiap peristiwa yang terjadi pada diri mereka meskipun itu kejadian yang sama. 
Karena penalaran masing-masing orang tak hanya bergantung pada kemampuan akal, ilmu, dan kepandaian yang dimiliki tapi juga dari ketulusan niat dan kebersihan jiwanya masing-masing. 
Selama manusia belum memiliki kejernihan pandangan, maka ia tidak akan dapat menemukan jalan yang akan membawanya pada kebenaran.

Keyakinan kita terhadap adanya makna yang tersirat dibalik kemudahan atau kesulitan kita ini ibarat batang lidi yang digunakan untuk menyapu sampah dihalaman, jika lidi itu hanya dua atau tiga batang, tak mungkin digunakan untuk menyapu. 
Jika lidi itu banyak namun tercerai berai, tetap tak bisa digunakan. 
Dan kalaupun lidi yang banyak itu diikat menjadi satu, namun panjang masing-masing batangnya tak sama, sapu lidi itu tidak juga punya kekuatan untuk menyapu sampah.

Pelajaran yang bisa diambil adalah, batang lidi itulah keyakinan dan sampah itu ujian dari Allah.  
Jelasnya, jika kita tak cukup mempunyai keyakinan yang Islami, maka mustahil kita akan cukup kuat mengatasi ujian-ujian ( cobaan dan musibah ) dari Allah. 
Karena Allah SWT menguji dan memberikan cobaan melalui hal-hal yang baik dan hal-hal yang buruk serta selalu ada hikmah dibalik semua itu.

Firman Allah SWT : “Boleh jadi kamu membenci sesuatu , padahal ia amat baik bagimu; dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu padahal ia amat buruk bagimu.Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui”

Bagaimanakah cara datangnya keyakinan kita terhadap rahasia Ilahi ini? 
Ada dua cara, pertama melalui pengalaman dan yang kedua melalui berfikir atau tafakur..
Rahasia kesuksesan dan kebahagiaan itu sesungguhnya terletak pada kemampuan kita dalam menyerap makna dari pelajaran-pelajaran yang ada di alam ini untuk diproses lebih lanjut oleh hati dan jiwa menjadi suatu keyakinan yang mantap.

Jadi…

Apabila saat ini semua sahabat mengalami cobaan ataupun masalah, janganlah selalu berfikir negative bahwa itu adalah bencana karena bukan tidak mungkin itu malah merupakan anugrah yang diberikan Allah S.W.T atau Tuhan Yang Maha Esa kapada kita. Aminnnnnn…
“ Sukses buat semua Sahabat “

sumber: duniamotivasi.com

Sabtu, 16 Februari 2013

TINDAKAN BENAR DAN TINDAKAN SALAH

Tindakan benar dan tindakan salah adalah sebuah pilihan kita dalam hidup. 
Pada dasarnya kita semua mengetahui resiko atau apa yang akan kita hadapi dari pilihan tindakan kita tersebut. 
Namun masih banyak juga dari kita yang terkadang selalu melihat atau mengambil pilihan untuk menghindari masalahnya, padahal setelah itu akan lebih banyak lagi masalah yang akan kita hadapi dari apa yang kita ambil di awal. 


Tindakan Benar..
Bertindak benar dalam setiap masalah yang kita hadapi memang dibutuhkan keberanian, tanggung jawab dan dedikasi yang kuat untuk menghadapinya, karena biasanya hal ini terjadi diawal masalah. 
Kekhawatiran, ketakutan dan kurang percaya diri dapat menjadi dewa pada saat kita akan melakukan tindakan benar, bahkan kita seolah-olah merasa dirugikan ketika tindakan benar itu kita lakukan. 
Tapi percayalah bahwa Allah S.W.T tidak akan memberi umatnya sebuah cobaan yang umatnya tidak mampu menghadapinya. 
Kalaupun kita gagal mendapatkan sesuatu atau menjadi salah karena melakukan tindakan benar, itu adalah jalan atau penyelesaian terbaik dari masalah yang harus kita terima. 
Dan kita akan menjadi lebih bijak juga lebih baik karenanya.


Tindakan Salah…
Bertindak salah dalam menghadapi masalah adalah lari dari masalah yang sedang kita hadapi, dan hal ini akan terus membuat kita melakukan kesalahan demi kesalahan baru dalam kehidupan kita. 
Diawal memang rasanya kita menang, karena kita seolah-olah terlepas dari masalah tersebut, tapi yakinlah bahwa ternyata tanpa kita sadari kita telah melakukan hal yang benar-benar salah. 
Kita akan terus dihantui kesalahan, bahkan dalam kehidupan kita akan selalu berbohong dan terus melarikan diri dari setiap masalah yang kita hadapi sehingga pada akhirnya masalah yang lebih besar akan kita dapatkan. 
Hal yang paling kita khawatirkan dalam melakukan tindakan salah adalah kita akan KALAH dan menjadi pecundang diakhir kehidupan kita. YAKINLAH!!!

Dari apa yang kita tulis diatas, maka intinya adalah dalam kehidupan ini semua hal yang akan kita lakukan adalah sebuah pilihan hidup bagi kita. 
Dan setiap pilihan yang kita buat pasti ada resiko dari semuanya itu. 
Tinggal kekuatan kita untuk memilih yang tepat bagi kita dan kehidupan ini.
Teruslah berjuang sahabat… 
Tentukan pilihan kita yang terbaik untuk hidup kita yang hanya sekali ini dimuka bumi. 
Jangan sia-siakan hidup kita dan lakukan tindakan benar dalam setiap langkah kehidupan ini, karena hal itu sangat mahal harganya ketika kita sia-siakan. 
Tidak akan sebanding tujuan dan kesuksesan yang akan kita capai dengan tindakan salah yang kita lakukan!!
Sukses buat kita semua…




sumber: duniamotivasi.com

MENGEMBANGKAN IDE DAN KREATIFITAS KITA

Kita semua adalah manusia luar biasa.. banyak kita yang sudah tidak lagi menyadarinya. 
Hal ini mungkin karena kita jarang sekali melihat kemampuan yang kita miliki. 
Pengaruh lingkungan, kehidupan, perkembangan tekhnologi dan perubahan sikap mental kita membuat semua kemampuan kita tertutup dengan kondisi tersebut.

Mari kita coba menghitung apa yang dulu pernah kita lakukan. 
Dari mulai membuat mobil-mobilan dari sandal jepit bekas sampai membuat senapan dari papan dengan peluru yang beraneka ragam. 
Saat ini semua anak yang berada khususnya didaerah perkotaan, lebih senang dengan cara membeli tanpa pernah melakukan proses kreatifitas seperti yang pernah dilakukan oleh anak-anak pedesaan atau kita sendiri dahulu. 
Mungkin karena dahulu kehidupan kita agak lebih sulit dibandingkan sekarang, sehingga tidak banyak orang tua yang ingin memberikan pelajaran yang berharga seperti yang pernah dilakukan oleh orang tua kita dahulu. 
Segala hal saat ini begitu mudah untuk kita dapatkan dengan aneka ragam bentuk dan tentunya harga.

Namun ketahuilah bahwa itu semua akan membuat kehidupan kita terasa sulit, karena akhirnya uang merupakan hal yang paling penting dalam kondisi seperti itu. 
Pada saat saya dan Bapak Iskandar Lubis membicarakan hal ini dalam perjalanan kami menuju kota Pasaman Sumatera Barat, kami mencoba mengenang kembali saat-saat kami masih berusia 5 – 12 tahun. 
Semua kebutuhan permainan yang kami miliki adalah hasil dari tangan kami sendiri. 
Membuat mobil-mobilan misalnya. Saya mencari papan-papan bekas dan mencoba membuat kerangka seperti layaknya sebuah mobil truk mini. 
Dan untuk bannya saya memakai sandal jepit bekas yang saya dapatkan dari tong sampah ataupun sandal jepit orang tua yang sudah tidak terpakai.. hahahahahaha… hmmm kemana kemampuan imajinasi itu saat ini??? 
Sama halnya dengan Bapak Iskandar Lubis, beliau malah mampu menjual pistol dan senapan buatannya kepada teman-temannya, padahal semua bahan yang dia gunakan hanya barang-barang bekas yang sudag tidak lagi dipergunakan orang.

Kisah kami ini adalah sedikit kisah dari kehidupan kami pada waktu kecil, bahkan saya dapat memastikan, kita semua punya pengalaman yang begitu berharga dalam mengembangkan ide kreatifitas kita semua diwaktu kecil. 
Dan ketika ide kreatif itu ada yang membuat dalam bentuk dan kondisi yang lebih baik, maka hasilnya adalah sebuah kesuksesan. 
Saat ini dipasar-pasar tradisional banyk kita jumpai ide kreatif itu menjadi punya nilai ekonomis, walaupun tidak begitu berkembang namun peminat cukup banyak. 
Dan yang tinggal adalah bagaimana semua permainan itu dikemas dan dibentuk menyerupai aslinya. 
Kemampuan produk-produk china yang digemari anak-anak saat ini adalah bukti bahwa ide kreatifitas kita semua yang pernah ada dijadikan orang lain untuk kesuksesan mereka.

Untuk itu jangan pernah mengeluh hidup ini susah ataupun payah, hanya karena kita saat ini dihimpit kesulitan. 
Namun teruslah berjuang, temukan apa yang bisa kita lakukan dari lingkungan sekitar kita. 
Masyarakat kita selalu bangkit dan menghilangkan rasa minder, malu atau apapun pada saat sudah mengalami kesusahan yang teramat sangat, padahal tidak perlu gengsi untuk melakukan sesuatu yang benar, tidak perlu malu untuk berbuat yang terbaik dalam hidup ini, namun malulah kita pada saat kita melakukan tindakan yang kurang terpuji bahkan sampai melukai hati dan menganiaya orang lain.

Bangkit dan teruslah berjuang sahabat..

Untuk hidup kita yang lebih baik…

Sukses buat kita semua…

sumber: duniamotivasi.com

Jumat, 15 Februari 2013

PASTI ADA CARA KELUARNYA..


Banyak kita yang menghadapi masalah dalam menjalankan hidup kita masing-masing, dan sebagai manusia itu adalah hal biasa, baik masalah sekolah, masalah kampus, masalah rumah tangga, masalah dalam pekerjaan, masalah percintaan sampai kepada masalah yang sangat pribadi.
Namun percayalah bahwa itu semua pasti memiliki jalan keluarnya, karena JANJI ALLAH S.W.T adalah “ tidak akan aku berikan cobaan kepada manusia diluar batas kemampuan umatKU.”
Itu artinya tinggal kita mencari jalan keluar yang terbaik buat mengatasi masalah kita masing-masing, dan semoga jalan keluar yang sahabat ambil adalah benar-benar jalan keluar yang tepat dan dapat menyelesaikan masalah sahabat dengan baik. Aminnnnn…
Kita semua selalu dihadapkan oleh begitu banyak rintangan dalam hidup setiap hari, yang tak jarang rintangan itu membuat kita frustasi bahkan sampai tingkat paling tinggi ya itu stress. 
Tapi saya yakin kita tidak sampai diberikan cobaan oleh Allah S.W.T seperti layaknya Nabi Ayub A.S. Padahal frustasi atau stress itu tidak perlu kita lakukan karena hanya membuat kita kehilangan waktu dan pikiran kita untuk mencari jalan keluarnya. 
Hanya ada dua pilihan bagi kita, yang pertama kita terus dihantui masalahnya atau kita berani mengatakan “ pasti ada cara keluarnya dan saya akan menemukannya “. 
Intinya hadapi masalah dan jangan bertahan dengan masalah tersebut, termasuk apabila kita di pecat dari pekerjaan kita.  
HIDUP BELUM BERAKHIR SAHABAT!!!!! 

Kita tidak harus punya ide baru untuk mencari peluang, kak seto hanya bermain dengan anak-anak, tukul hanya bercanda dan banyak lagi orang-orang yang mendapatkan kekayaan hanya dengan sesuatu yang biasa dilakukan. 
Saat ini sudah sangat banyak cara untuk kita jadi besar, beberapa audisi atau kegiatan game show yang memberikan hadiah milyaran dan sebagainya, walaupun itu mungkin sebagai wacana saja dari banyaknya cara mendapatkan sesuatu. 

Buatlah sesuatu yang terkadang menurut kita sangat sederhana namun yakinlah apabila sesuatu yang sederhana tersebut bisa diterima pasar maka ia tidak akan bisa ditarik kembali. 
Kita ambil contoh tissue, pipet, sumpit, tusuk gigi, korek kuping dan lain sebagainya. 
Jadi jangan pernah kita dengarkan kalimat yang mengatakan bahwa ini ide atau sesuatu yang sangat sederhana menghentikan kreatifitas kita melakukan sesuatu walaupun kalimat itu dari dalam diri kita sendiri, karena sering kali ternyata ide dan sesuatu yang sangat sederhana itu justru bernilai jutaan rupiah.

Artinya semua kita diberikan kesempatan, kemampuan dan kondisi yang sama oleh sang pencipta, hanya tinggal bagaimana cara kita mengasah, merobah, berbuat dan berani memutuskan dari apa yang kita miliki untuk kita lakukan. 
Dunia tidak pernah mau tau tentang kesulitan yang kita hadapi, orang lain tidak akan pernah tau tentang apa yang kita rasakan dan kita inginkan, jangan berharap terlalu banyak kepada orang lain karena itu akan membuat kita kecewa. 
Maka, buatlah ide-ide sesederhana mungkin, lalu focus untuk membuat ide itu diterima oleh orang lain.

Sukses buat kita semua…

Slamat berjuang sahabat!!

sumber: duniamotivasi.com